"Dia hanya pergi, mungkin dia ada perlu kali. Mungkin ke dokter atau bagaimana," kata Syarif saat ditemui wartawan di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (26/5/2011).
Nazaruddin sudah dicegah Imigrasi atas permintaan KPK pada 24 Mei kemarin. Namun diketahui mantan Bendahara Umum PD itu pergi ke Singapura pada 23 Mei sore. Syarif yakin Nazaruddin akan kembali ke Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia berharap semua pihak berprasangka baik atas kepergian Nazaruddin tersebut. "Jangan suudzon-lah. Mungkin dia izin satu hari, lihat saja perkembangannya," tuturnya.
Nazaruddin diberhentikan dari jabatan bendahara umum DPP PD terkait kasus pemberian uang 120 ribu dollar Singapura kepada Sekjen MK Janedjri M Gaffar. Dia juga diduga terkait kasus suap di Kemenpora. Pekan depan, KPK akan memeriksa Nazaruddin sebagai saksi.
(ndr/fay)










































