Marty: Sengketa Perbatasan Thailand-Kamboja Pelik

Marty: Sengketa Perbatasan Thailand-Kamboja Pelik

- detikNews
Kamis, 26 Mei 2011 19:12 WIB
Marty: Sengketa Perbatasan Thailand-Kamboja Pelik
Jakarta - Thailand dan Kamboja masih berseteru soal perbatasan wilayah. Hal ini beberapa kali menjadi bahasan dalam konteks ASEAN. Kali ini saat Menlu RI Marty Natalegawa menggelar pertemuan dengan Menlu Thailand Kasit Piromya, sengketa perbatasan juga tetap jadi topik pembicaraan.

"Ini masih merupaksn suatu proses. Sejak awal saya sudah mengingatkan perundingan Thailand dan Kamboja merupakan sesuatu yang sangat pelik, sangat kompleks, tidak mungkin diselesaikan segera," ujar Marty usai bertemu Piromya di sela sela konferensi tingkat menteri (KTM) ke-16 Gerakan Non-Blok, Kamis (26/5/2011).

Pertemuan dengan Piromya dimanfaatkan Marty untuk berkonsultasi demi mengidentifikasi kendala-kendala penyelesaian sengketa Thailand dan Kamboja. Selain itu diidentifikasi pula peluang-peluang dan kemajuan upaya penyelesaian sengketa tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena kami juga menyampaikan hal ini kepada Menlu Kamboja, ini masih proses, masih dialog. Saya tidak bisa terlalu bicara, tapi ini masih berlanjut," ucap Marty.

Pada hari ini, Marty menggelar sejumlah pertemuan bilateral dengan menlu berbagai negara, salah satunya dengan GL Peiris dari Sri Lanka. Indonesia ingin berbagi pengalaman dengan Sri Lanka di bidang perlindungan tenaga kerja yang bekerja di luar negeri.

Sri Lanka merupakan negara yang terkenal dengan produk tehnya. Tetapi rupanya pendapatan dari tenaga kerjanya di luar negeri adalah tiga kali lipat ekspor teh negara tersebut. Kedua Menlu pun mengakui kesamaan aspek perlindungan bagi tenaga kerja di luar negeri kedua negara.

Kerjasama lainnya yang dibahas kedua menlu adalah pengelolaan bencana alam. Hal itu karena keduanya menjadi bagian negara-negara yang terletak di Samudera Hindia, yang rawan terhadap bencana.

(vit/lia)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads