"Jari kelingking dan jari manis di tangan kiri hilang, bibir pecah, seperti ada bekas kekerasan di kepala Bapak, lehernya juga patah," kata putra Sonhadji, Andi Rizal (31), usai pemakaman di TPU Srengseng Sawah, Jaksel, Kamis (26/5/2011).
Andi yang ikut menjemput jenazah ke Purwakarta ini mengatakan, warga setempat menyebut lokasi tempat penemuan jenazah ini sebagai tempat pembuangan mayat tak dikenal. Sudah beberapa kali kejadian mayat dibuang ke lokasi di dekat PLTA Cirata, Purwakarta itu, di tempat yang berdekatan dengan penemuan jenazah Sonhadji.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keluarga kini menyerahkan sepenuhnya kepada polisi untuk mengusut siapa pembunuh Sonhadji. Keluarga tidak ingin menduga-duga.
"Semoga kasus cepat selesai dan ditemukan siapa yang bisa bertanggung jawab," ujar dia.
Terkait dengan slip ATM yang menjadi petunjuk polisi, menurut Andi, uang yang diambil tidak terkait dengan dugaan pembunuhan pengusaha itu. Uang ditarik pada Rabu (18/5) silam sebesar Rp 1,5 juta untuk kebutuhan sehari-hari.
"Slip itu merupakan slip penarikan waktu hari Rabu, jumlahnya Rp 1,5 juta dari Bank Niaga untuk keperluan keluarga sehari-hari," jelasnya.
Andi tidak tahu ayahnya punya musuh atau tidak. Sonhadji tidak pernah bicara urusan bisnis di rumahnya. Saksi kunci kini adalah Erwin, rekan bisnis Sonhadji.
"Hubungan dengan Erwin adalah bisnis di PT Kanahaya Mandiri Utama, itu bergerak di bidang suplier. Erwin menjadi Dirut, Bapak sebagai Komisaris. Bisa dibilang hubungan Pak Erwin dan Bapak cukup dekat. Sekarang ini saksi kunci adalah Erwin dan temannya yang ikut dengan Erwin bernama Ipul, sekuriti Grand Wisata," kata dia.
Sonhadji menghilang sejak Kamis (19/5) usai bertemu dengan teman bisnisnya di Dunkin Donut Tebet. Di tempat itu, Sonhadji bertemu Erwin dan Ipul. Sonhadji juga bertemu dengan Johan, teman bisnisnya yang lain. Setelah ngobrol-ngobrol, Sonhadji memberi tumpangan Erwin dan pengawalnya (Ipul) untuk menuju mobilnya yang ada di TIS Square. Namun sejak itulah Sonhadji menghilang.
Selasa (24/5), mobil Honda CRV warna merah milik Sonhadji ditemukan di Cileungsi, Bogor. Menurut saksi, mobil tersebut ditinggalkan oleh dua pria berjaket hitam berbadan tinggi besar. Sementara jenazah Sonhadji ternyata ditemukan warga Jumat (20/5) di Purwakarta. Jenazah ini dipastikan sebagai Sonhadji pada Rabu (25/5) kemarin dan jenazah dibawa ke Jakarta hari ini untuk dimakamkan.
(fay/nrl)











































