Polisi Tembak Sopir Illegal Logging Yang Kabur dari Tahanan

Polisi Tembak Sopir Illegal Logging Yang Kabur dari Tahanan

- detikNews
Kamis, 26 Mei 2011 14:49 WIB
Jakarta - Masih ingat belasan oknum TNI yang membebaskan sopir truk pengangkut illegal logging? Kini sopir tersebut berhasil ditangkap pihak Polres Kampar di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Polisi menembak sopir tersebut karena melakukan perlawanan.

Wakapolres Kampar, Kompol Alpen mengungkapkan hal itu dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (26/5/2011). Menurutnya sopir pengangkut illegal logging itu ditangkap tim Polres Kampar di Kabupaten Payakumbuh Sumbar.

Sopir truk bernama Andesri (sebelumnya disebut Anis) melarikan diri dari tahanan setelah dibebaskan belasan orang berambut cepak yang mendatangi Polsek Kampar pada Senin (16/5) lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam penangkapan sopir truk pengangkut kayu illegal ini tim Polres Kampar bekerjasama dengan Polres Payakumbuh," kata Alpen.

Tersangka ditangkap kepolisian pada Rabu (25/5) di Sumbar. Saat dilakukan penangkapan, sopir tersebut sempat melarikan diri dari tempat persembunyiannya. Karena tersangka melakukan perlawanan pihak kepolisian memberikan hadiah dua timah panas di bagian kakinya.

"Tim kita sudah memboyong tersangka dari Payakumbuh ke Polres Kampar. Kini tersangka sudah kita tahan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Alpen.

Sebagaimana diketahui, sopir truk illegal logging ini sempat bebas dari ruang tahanan Polsek Kampar karena bantuan belasan orang berambut cepak. Belakangan diketahui, bahwa belasan berambut cepak tersebut ternyata anggota TNI AD dan TNI AU.

Komandan Detasemen Polisi Militer TNI AD Pekanbaru, Letkol Sain Mustain kepada detikcom membenarkan telah menahan 10 oknum TNI AD. "Oknum tersebut tengah menjalani proses pemeriksaan terkait masalah tersebut. Namun mereka bukan melakukan penyerangan di Polsek Kampar," kata Sain.

Namun dikabarkan, selain melibatkan oknum TNI AD, pembebesan sopir truk ini juga melibatkan oknum TNI AU. Saat ini proses pemeriksaanya telah dilakukan Detasemen Polisi Militer TNI AU di Pekanbaru.

(cha/rdf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads