"Supaya tidak ada konsekuensi hukum, buka dong fakta hukumnya, jangan fitnah," ujar Ketua DPP PD Bidang Kominfo, Ruhut Sitompul, dalam diskusi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (26/5/2011).
Ruhut enggan menyebutkan nama kelima elite PD yang dipanggil secara khusus oleh SBY. Menurutnya, kelima elite PD telah membantah tudingan Nazaruddin saat dipanggil SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut informasi yang dikumpulkan detikcom, lima orang yang dipanggil presiden SBY adalah Angelina Sondakh, Mahyuddin (Ketua Komisi X DPR dari FPD), Mirwan Amir (Wakil Ketua Badan Anggaran DPR dari FP), Amir Syamsuddin (Sekretaris Dewan Kehormatan PD), dan Menpora Andi Mallarangeng (Sekretaris Dewan Pembina PD).
Ruhut tidak membantah saat dikonfirmasi terkait nama-nama tersebut. "Prinsipnya siapa yang sudah disebut Nazaruddin," terangnya.
Sebelumnya diberitakan Nazarruddin menyebut Amir Syamsuddin telah merekayasa pencopotannya bersama Andi Mallarangeng yang juga dituduhnya memainkan proyek di Kemenpora bersama adik kandungnya, Choel Mallarangeng. Semuanya sudah menepis tudingan tersebut.
Sementara itu Mahyuddin telah membantah memainkan proyek Kemenpora. Profesor itu bahkan menyatakan siap diperiksa KPK. Sementara itu, Mirwan Amir hingga saat ini sulit dikonfirmasi. Mirwan dan Mahyudin sebelumnya dikabarkan sudah diperiksa oleh Tim Investigasi PD.
(van/lrn)











































