"Dia sempat jadi RT satu periode. Saya lupa tahun berapa kalau nggak salah 1990-an gitu. Pak Sonhadji di sini sejak 1982," kata tetangga satu blok, Rudi (32) saat ditemui detikcom di rumah duka, Kamis (26/5/2011).
Rudi menilai tidak ada sisi negatif dari Sonhadji selama yang ia kenal. Malah Sonhadji dikenal dermawan. Sonhadji pernah mengaspal sendiri jalan di sekitar kompleks dengan biaya pribadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Rudi, Sonhadji dan keluarga juga aktif di kegiatan masyarakat. Anak Sonhadji juga ikut dalam remaja masjid. Istri Sonhadji juga ikut kegiatan ibu-ibu PKK, Posyandu, dan arisan lingkungan masyarakat setempat.
"Saya kenal baik dengan dia dan keluarga. Segala macam kegiatan di sini aktif," ujarnya.
Senada dengan Rudi, tetangga Sonhadji di Blok Q, Basuki (32) juga mengatakan kalau Sonhadji memang dermawan dan aktif di kegiatan masyarakat. Sonhadji pernah menjadi donatur salah satu kegiatan di lingkungan setempat. Bahkan Sonhadji juga pernah menjadi donatur di salah satu pesantren di Tangerang.
"Saya tahunya dia donatur di pesantren itu karena ada Om saya yang di situ," aku Basuki.
Menurut Basuki, Sonhadji juga punya hubungan baik dengan sesama tetangga di kompleks. Begitu juga dengan istrinya. Karena itu, tetangga sempat shock mendengar kabar meninggalnya Sonhadji.
"Sempat heboh karena mendengar kejadian ini. Nggak nyangka. Semuanya hampir rata-rata kenal," ucapnya.
Sutanto Monco, teman dekat Sonhadji saat masih bekerja di PT Jaya Obayashi mengatakan kalau Sonhadji pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan. Selama menjabat sebagai Direktur Keuangan, tidak pernah ada kabar buruk mengenai Sonhadji terlibat korupsi atau indikasi lainnya.
"Tidak pernah mempunyai masalah dengan pihak kantor. Dia bekerja selama 35 tahun di sini. Nggak ada yang aneh selama ini," ungkapnya.
(gus/fay)











































