"Inisialnya H dan F. Motif belum bisa diketahui karena pelaku belum tertangkap semua. Mereka juga masih diperiksa," kata Kepala Subdit Penmas Bidhumas Polda Sulawesi Tengah, Kompol Rostin, kepada detikcom, Kamis (26/5/2011).
Rostin menjelaskan, pelaku dan polisi sempat adu tembak dalam penyergapan pada Rabu 25 Mei kemarin. Pelaku yang ditangkap tidak mengalami luka-luka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam aksi tersebut, dua polisi bernama Bripka Andi Irbar dan Bripka Januar Yudhistira tewas. Sementara Bripda Dedy Anwar mengalami luka tembak di kaki sebelah kiri.
Usai melakukan penembakan, pelaku melarikan diri. Polisi mengejar pelaku sehingga terjadi baku tembak. Malam harinya dua pelaku tertangkap. Dua lainnya masih dikejar.
(aan/nrl)










































