Demikian ungkap Ketua DPP PD, Ruhut Sitompul, usai ikuti rapat konsolidasi PD, Rabu (25/5/2011) malam. Rapat digelar di kediaman pribadi SBY, di Cikeas, Bogor, Jawa Barat.
"Ada lima pertemuan. Terakhir dia dihadirkan di sini (kediaman SBY di Cikeas -red) pada Senin pagi," kata Ruhut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasar hasil dua pertemuan itu, dilakukan pertemuan ketiga. Kali ini yang meminta keterangan pada Nazaruddin adalah Sekretaris DK PD, Amir Syamsuddin.
Pertemuan berikutnya giliran Anas Urbaningrum selaku Wakil Ketua DK PD yang minta keterangan Nazaruddin. Berdasarkan hasil pertemuan keempat itu, digelar Rapat Permusyawaratan DK PD yang dipimpin SBY selaku Ketua DK PD.
"Hasilnya adalah yang diumumkan Pak Amir di Kantor DPP PD pada Senin malam lalu," papar Ruhut.
Lebih lanjut menurut Ruhut, DK PD tidak hanya meminta keterangan dari Nazaruddin dalam empat pertemuan pertama. Totalnya ada lima orang kader PD yang DK PD minta keterangannya atas dugaan keterkaitan mereka dalam kasus dugaan pidana yang menyeret Bendahara Umum DPP PD.
"Totalnya ada lima yang dipanggil. Saya nggak bisa sebutkan siapa saja, tapi namanya dikait-kaitkan dengan Nazar," ujar Ruhut.
(lh/anw)











































