"Iya (mayat adalah Sonhadji), ciri-cirinya sama," kata Kanit Polsek Jagakarsa Iptu Rusdi Dalby kepada detikcom, Rabu (25/5/2011).
Dalby mengatakan, jenazah Sonhadji telah diotopsi di RS Hasan Sadikin, Bandung. Dari hasil otopsi, korban mendapat luka di bagian kepala.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa hilangnya Sonhadji berawal saat mengadakan pertemuan bisnis dengan Erwin di Tebet, Jaksel, pada Kamis (19/4). "Pertemuan itu digelar di Dunkin Donuts Tebet," kata anak ketiga Sonhadji, Evi Krisna.
Saat itu itu Erwin memarkir mobilnya di T-Square dan berjalan kaki menuju Dunkin Donuts Tebet. Erwin ditemani seorang pria yang disebut sebagai pengawalnya. Usai bertemu dengan Erwin, Sonhadji bertemu dengan Johan, rekannya yang lain, di tempat yang sama.
"Tanpa sengaja ada rekan Papa, Johan, ada di Dunkin. Jadi sempat ngobrol-ngobrol," katanya.
Setelah ngobrol-ngobrol, Sonhadji memberi tumpangan Erwin dan pengawalnya untuk menuju mobilnya yang ada di T-Square. Namun sejak itu lah Sonhadji menghilang.
Selasa (24/5) kemarin, keluarga mendapat kabar jika mobil Honda CRV warna merah milik Sonhadji ditemukan di Cileungsi, Bogor. Menurut saksi, mobil tersebut ditinggalkan oleh dua pria berbadan tinggi besar.
(mei/gah)










































