Megawati: Indonesia Memerlukan Pembenahan Mental
Jumat, 18 Jun 2004 18:41 WIB
Bandung - Bangsa Indonesia memerlukan pembangunan dan pembenahan di sektor mental. Pembangunan ke depan tidak bisa hanya berorientasi kepada hal-hal fisik semata.Demikian ditegaskan Presiden Megawati Soekarnoputri saat melakukan pertemuan silaturahmi dengan Masyarakat Jawa Barat di The View, Dago Pakar Resort Bandung, Jumat (18/6/2004) sore.Megawati lebih jauh mengungkapkan, dirinya sebagai calon presiden tidak mau terjebak ke dalam pola 'janji-janji' termasuk dalam memberikan visi, misi dan programnya. "Setelah dipikir-pikir, selama satu bulan masa kampanye kalau itu terus yang dibicarakan, tentu rakyat juga akan bosan. Ada satu hal yang menurut saya merupakan satu keharusan, yaitu membangun mental bangsa ini," tandasnya.Hal ini senada dengan yang disampaikannya pada saat melakukan kampanye di GOR Pajajaran. Megawati dalam kesempatan itu menyatakan keprihatinannya soal kemunduran mental bangsa. Contoh yang dikemukakannya adalah soal sulitnya mendapatkan saksi-saksi di TPS-TPS. "Sebagai pemimpin, dipersyaratkan untuk tidak melakukan KKN. Tapi untuk mendapatkan saksi di TPS, ada yang datang dan menyodorkan sejumlah angka," katanya.Dikalikan sekian ratus ribu TPS yang ada dan jumlah saksi yang harus 'didanai', maka harus sekian ratus miliar dana harus disediakan. "Apa saya ini nanti harus korupsi untuk bisa menyediakan dana itu," kata Mega lagi setengah bertanya.Hal-hal rancu semacam itulah yang menurutnya memerlukan pembenahan. Dan persoalan itu menurutnya lebih kepada persoalan mental. "Karena itu, pembenahan mental merupakan satu keharusan bagi bangsa ini agar bisa maju ke depan," katanya.Dalam pertemuan di The View, satu kompleks perumahan mewah di daerah Bandung Utara itu, Presiden Megawati hadir didampingi suaminya Taufiq Kiemas, putrinya Puan Maharani, Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rini MS Soewandi, Wakil Sekjen PDI-P Pramono Anung, dan caleg dari PDI-P Marissa Haque. Malam ini, Megawati akan menyaksikan pagelaran kesenian di Gedung Merdeka, Jl Asia Afrika Bandung. Sedangkan Sabtu (19/6/2004) besok, Megawati dan pasangannya KH Hasyim Muzadi akan mengunjungi Pondok Pesantren di Cijantung Ciamis. Sementara Taufiq Kiemas dijadwalkan untuk bersilaturahmi ke pesantren Buntet di Cirebon menemui KH Abdullah Abbas.
(asy/)











































