"Sudah dikendalikan guru piket," kata Humas SMAN 81 Jakarta, Dede Rustaman, di sekolah di Komplek Kodam Jaya, Jl Kartika Eka Paksi, Makasar, Jakarta Timur, Rabu (25/5).
Komunikasi dengan guru-guru yang diduga keracunan dengan petugas piket dilakukan untuk memberikan arah tugas ke siswa-siswi sekolah. "Mereka yang kebetulan memberikan pelajaran dan kena gejala keracunan akan memberikan tugas kepada murid sekolah," jelas Dede.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan catatan pihak sekolah terdapat 26 guru yang keracunan, 10 karyawan sekolah, dan 2 petugas kebersihan.
(ahy/lh)










































