"Saya termasuk yang yakin Nazar orang yang loyal, cinta dan setia pada partai. Ia dibesarkan partai. Saya yakin ia punya kecintaan pada partai. Tentu tak akan melakukan itu," ujar Sekretaris FPD, Saan Mustofa, di Gedung DPR, Senayan, Rabu (24/5/2011).
Alasan kedua, lanjut Saan, di dalam tubuh PD memang tak ada aib. Seluruh keuangan partai telah diaudit dan tidak ada data yang ditutupi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski sudah didepak dari Bendahara Umum Partai, namun Nazar masih duduk sebagai bendahara FPD di DPR. Fraksi, menurut Saan, tak punya kompetensi memberi sanksi kepada Nazar.
"Toh, tugas bendahara fraksi juga tidak terlalu menyita waktu," sambung Saan.
(adi/lh)











































