"Mungkin perlu rambu-rambu walaupun estetikanya berkurang," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Royke Lumowa di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (25/5/2011).
Dikatakan dia, rambu-rambu tersebut modelnya panah. "Misalnya, yang dari arah Sudirman, dibuat rambu tanda panah ke kiri. Modelnya spotlight minimal malam, mereka bisa melihat itu. Kemudian dari arah Kota perlu diarahkan rambu yang sama," papar dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan dia, bundaran HI sebenarnya dari berbagai arah telah aman. "Tetapi karena mereka ngebut dan tengah malam ya jadinya begitu," kata dia.
Ia kurang sependapat usulan agar Bundaran HI ditembok atau dibeton. "Kalau ditembok estetika berkurang. Kalau dibeton membahayakan keselamatan nyawa," kata Royke.
Terbaru, mobil Toyota Corolla bernopol B 33 BYY nyemplung di Bundaran HI dini hari tadi. Beruntung tidak ada korban jiwa atas insiden itu.
(aan/asy)










































