GNB Minta Libya Hentikan Pertumpahan Darah Secara Damai

GNB Minta Libya Hentikan Pertumpahan Darah Secara Damai

- detikNews
Rabu, 25 Mei 2011 12:47 WIB
Jakarta - Konflik bersenjata di Libya belum usai. Gerakan Non-Blok (GNB) meminta pemerintah Libya segera menghentikan pertumpahan darah dengan solusi damai.

"Sejak awal, seluruh negara GNB berharap pertumpahan darah di Libya dihentikan," kata Ketua GNB Nabil Al-Araby dalam jumpa pers di sela-sela Konferensi Tingkat Menteri GNB di Hotel Grand Hyatt, Nusa Dua, Rabu (25/5/2011).

Nabil yang juga Menteri Luar Negeri Mesir mengajak Libya mengikuti negaranya yang dapat menyelesaikan konflik dengan cara damai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Negara kami, Mesir dihasilkan dari revolusi yang damai. Masyarakat dapat memberikan dan menyampaikan pendapatnya dengan bebas melalui demonstrasi damai. Tidak ada intervensi dari luar," katanya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa juga berharap Libya mampu menyelesaikan konflik secara damai. "Indonesia sama seperti Mesir sangat menekankan solusi yang damai," katanya.

Ia berharap pemerintah Libya bisa meningkatkan dialog dan negosiasi untuk melakukan transisi yang damai.

"Gencatan senjata dan ruang politik dapat diciptakan sehingga kita bisa memberikan bantuan kemanusiaan untuk memberikan solusi atas kesulitan masyarakat Libya," kata Marty.


(gds/rdf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads