"Ada 36 yang melaporkan gejala keracunan, ditambah dua laporan yang baru masuk lewat telepon," kata Humas SMAN 81 Jakarta, Dede Rustaman, saat ditemui di sekolah Komplek Kodam Jaya, Jl Kartika Eka Paksi, Makasar, Jakarta Timur, Rabu (25/5).
Sebanyak 17 guru sudah dirujuk ke RS Harum Sisma Medika, Jl Raya Kalimalang. Sementara sisanya ada yang dirawat di RS Haji Pondok Gede dan RS sekitar kediaman guru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan catatan pihak sekolah terdapat 26 guru yang keracunan, 10 karyawan sekolah, dan 2 petugas cleaning service.
"Setiap hari ada 95 makanan yang dikirim ke sekolah, itu untuk konsumsi guru dan karyawan," tutur Dede.
Menurut Dede, tidak semua guru dan karyawan menyantap katering tersebut karena beberapa orang sudah mencium aroma tidak sedap dari katering yang sudah berlangganan sejak setahun.
"Ada yang cicip tahu sama udangnya asem. Mungkin ada guru yang capek habis ngajar mereka tetap makan kateringnya," ujar Dede.
Sebelumnya, sebanyak 17 guru dirujuk ke RS Harum Sisma Medika setelah merasakan gejala mual, pusing, muntah, dan sering buang air besar. Mereka menduga gejala yang diderita akibat katering yang biasa dikonsumsi.
(ahy/ndr)










































