Nunun Diminta dengan Kesadaran Sendiri Pulang ke Indonesia

Nunun Diminta dengan Kesadaran Sendiri Pulang ke Indonesia

- detikNews
Rabu, 25 Mei 2011 12:23 WIB
Nunun Diminta dengan Kesadaran Sendiri Pulang ke Indonesia
Jakarta - Menkum HAM Patrialis Akbar mengaku pihaknya belum berkomunikasi dengan pihak Singapura dan Thailand terkait keberadaan Nunun Nurbaeti, tersangka kasus dalam kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) BI. Namun dia menyarankan, lebih baik Nunun dengan kesadaran sendiri kembali ke Indonesia.

"Belum (berkomunikasi), kita kan belum tahu dia berada di mana. Kalau dia berada di Singapura dan Singapura tidak berkenan ya kita tidak bisa memaksakan. Jadi harus Bu Nunun dengan kesadaran sendiri kembali ke Indonesia," ujar Patrialis.

Patrialis mengatakan itu usai menghadiri pembukaan Rapat Koordinasi Pelaksanaan

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rencana Aksi Nasional HAM 2011-2014 di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan,

Jakarta Pusat, Rabu (25/5/2011).

Menurut Patrialis, pihaknya tidak bisa "mengambil" Nunun dari negara tetangga jika

tidak memperoleh izin. Istri anggota DPR Adang Daradjatun itu bisa kembali ke

Indonesia tergantung kerjasama negara tetangga yang dideteksi ditinggali Nunun.

Patrialis menambahkan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak dubes, tempat

Nunun dideteksi berada. Sebab jika paspor dicabut, Nunun tidak bisa pergi ke mana-

mana.

"Nah biasanya kalau orang tinggal di satu negara tanpa surat yang sah tentu ada

sanksi dari negara itu," tutur politisi PAN ini.

Nunun dijadikan tersangka sejak Februari 2011. Menurut Ketua KPK Busyro Muqoddas,

sosialita itu dideteksi sering bolak-balik Singapura-Thailand.

Suaminya, Adang Daradjatun mengakui, istrinya kini berada di Singapura. Adang mempersilakan KPK untuk memproses kasus yang melibatkan istrinya itu.

(nik/nrl)


Berita Terkait