"Pak Marzuki yang bilang sendiri ada dugaan mark up proyek. Ini yang harus diusut KPK, siapa yang melakukan mark up itu, apakah benar atau tidak," ujar Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, kepada detikcom, Selasa (23/5/2011) malam.
Selain itu, Fadli juga meminta KPK mengusut dana yang telah dikeluarkan dalam proses pembangunan gedung baru tersebut. Menurutnya, walau dibatalkan sementara, tetap saja dana yang dikeluarkan adalah dana milik rakyat dan wajib dipertanggungjawabkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fadli mengapresiasi langkah DPR untuk menghentikan sementara Gedung Baru DPR. Hal ini dinilainya sebagai langkah maju DPR dalam mendengarkan aspirasi rakyat.
"Tapi kami tetap meyakini bukan penundaan tapi gedung baru itu harus dibatalkan," tutup dia.
(rdf/irw)











































