"Kejadian seperti ini bukan yang pertama kali terjadi. Tahun 2004 lebih parah lagi sekolahnya ambruk semua," kata salah seorang warga RT 3 RW 9, Kelurahan Kwitang Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Edis A Simamora (41).
Kediaman Edis tidak begitu jauh dari sekolah tersebut. Dia menyebut jarak rumahnya dengan sekolah hanya sekitar 10 meter dari sekolah yang beralamat di Jl Kramat III, Gg Listrik 1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kejadiannya malam hari. Kalau enggak salah waktu itu musim hujan," cerita Edis.
Kondisi sekolah saat itu tidak seperti kondisi sekolah sekarang. Saat itu sekolah hanya memiliki 1 lantai, sementara pasca renovasi sekolah memiliki 3 lantai.
Nah terkait ambruknya kanopi sekolah, sebanyak tiga siswi kelas dua dan satu penjaga kantin mengalami luka setelah tertimpa kanopi atap bagian kiri sekolah. 3 siswi tersebut mengalami luka di kepala dan langsung dilarikan ke puskesmas terdekat. Sementara penjaga kantin dirawat di RS Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto karena tertimpa balok kayu.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Saat peristiwa tersebut terjadi, seluruh siswa-siswi yang tengah belajar langsung dipulangkan untuk antisipasi kejadian serupa.
Pantauan detikcom, sisa pecahan genteng dan balok masih berserakan di halaman samping sekolah. Sementara garis polisi dipasang di lokasi kejadian.
(ahy/ndr)










































