Pencuri Avanza Ber-GPS yang Tewas Didor Polisi di Perut

Pencuri Avanza Ber-GPS yang Tewas Didor Polisi di Perut

- detikNews
Selasa, 24 Mei 2011 18:23 WIB
Jakarta - Pelaku pencurian Toyota Avanza ber-GPS terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh petugas saat melarikan diri. Petugas terpaksa menembak pelaku karena membahayakan masyarakat lain. Pelaku terkena timah panas di perut dan meninggal di RS Polri.

"Satu peluru mengenai perut bagian atas," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hamidin saat konferensi pers di kantornya, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (23/5/2011).

Pelaku, lanjut Hamidin, terpaksa ditembak karena membahayakan pengguna jalan lainnya. Ia sempat menabrak mobil polisi yang hendak menghentikannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada petugas dan warga yang ditabrak. Ada serempetan berkali-kali," imbuh Hamidin.

Petugas pun lantas memberikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali. Karena tak digubris, pelaku berinisial D ini pun dilumpuhkan dengan sebutir peluru. Ia pun meninggal dunia di Rumah Sakit Polri Soekanto Kramat Jati.

Mobil Avanza hitam tersebut memang tampak lecet-lecet pada samping kiri dan kanan. Kaca bagian kanan, bagian sopir dan tengah, pun pecah. Begitu pun di kaca depan. Sedangkan kaca belakang terlihat pecah kecil. Di kursi depan tempat sopir terdapat noda darah yang masih berbau anyir.

Pencurian Avanza bernopol B 1202 SFV (sebelumnya ditulis B 1813 PVZ, red) ini terjadi di rumah korban yang terletak di Jl Kramat VII, kelurahan Senen. Polisi menerima laporan pada pukul O7.40 WIB dan bergegas mengejar mobil yang dicuri tersebut. Berkat fitur global positioning system (GPS) yang dipasang di dalam mobil tersebut, petugas dapat mengejarnya dan melumpuhkan pelaku di Jl Cilandak Raya, Jakarta Selatan.

Kejar-kejaran Avanza milik warga Senen, Jakarta Pusat, ini melibatkan polisi tiga wilayah di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

(adi/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads