Imran adalah putra ke dua dari pasangan Akhayar dan Nurimah. Anak pertama dari dari keluarga tidak mampu tersebut juga menderita hydrocephalus dan telah meninggal dunia dalam usia 1 tahun.
Belajar dari pengalaman kehilangan anak pertama, Akhayar dan Nurimah berjuang keras mengupayakan kesembuhan bagi Imran. Berbekal fasilitas Jamkesnas, Imran sempat menjalani operasi pengeluaran cairan di RSU Adam Malik, Medan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat kondisi putranya yang belum sepenuhnya membaik, Akhayar dan Nurimah terus mengusahakan upaya pengobatan lebih lanjut. Tetapi keterbatasan ekonomi pula yang membuat Imran tidak kunjung mereka bawa lagi ke rumah sakit.
"Saya berharap pemerintah maupun dermawan dapat membantu," ujar Akhyar yang cuma buruh tani dan berkerja serabutan itu.
(rul/lh)











































