Anggota Komisi III DPR dari FPD Ruhut Sitompul yang biasanya bicara lantang, malam ini nampak colling down. Wajar saja, Nazaruddin yang baru saja dipindah dari Komisi III DPR adalah rekan satu partai Ruhut. Nazar juga baru saja kehilangan jabatan Bendahara Umum PD.
Orang yang selalu mengaku sebagai Jubir PD ini mengaku sedang bersedih atas kasus yang menimpa Nazaruddin. Nazaruddin yang baru kehilangan posisi penting di partainya dianggap Ruhut tengah terkena cobaan seberat puting beliung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ucapan Ruhut tersebut sempat membuat beberapa anggota Komisi III lainnya tersenyum. Namun, meski kadernya tersandung masalah hukum, mantan pengacara ini tetap mendukung KPK dalam pemberantasan korupsi.
"Kami tetap mendukung langkah KPK. Kalau ada keterlibatan pemerintah atau kader Demokrat, hantam. Tapi kami tahu bahwa KPK melangkah bedasarkan bukti hukum," ucap Ruhut.
Dewan Kehormatan Partai Demokrat (DKPD) resmi mencopot Nazaruddin dari jabatannya sebagai Bendahara Umum Partai Demokrat. Salah satu pertimbangan utama DK PD memberhentikan Nazaruddin adalah gencarnya masukan dan berita miring mengenai sepak terjang bendahara umum DPP PD tersebut.
(her/van)











































