"Silakan diungkap, kita terbuka," kata Mahfud saat dikonfirmasi wartawan, Senin (23/5/2011).
Mahfud juga tidak takut ancaman Nazaruddin yang akan membuka aib Sekjen MK Janedjri M Gaffar. Mahfud percaya dan yakin akan kejujuran anak buahnya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mahfud mengaku tidak mengerti alasan Nazaruddin memberi uang 120 ribu dollar Singapura (Rp 828 juta) ke pejabat MK. Uang itu dikembalikan ke Nazaruddin agar MK tidak tersandera oleh pihak mana pun.
"Cuma yang saya selalu tekankan ke pejabat MK, saya tidak mau mereka tersandera oleh uang tersebut, karena misalnya apabila mereka sudah atau sekali menerima uang dan diam saja, tidak melaporkan selanjutnya kita akan terima-terima saja," tuturnya.
(ndr/nrl)











































