Sebagai konsekuensinya, sisi utara Jl Dr Satrio dari Jl HR Rasuna Said akan ditutup selama 2 bulan.
"Kalau yang sisi selatan ini selesai, kita akan berpindah ke sisi utaranya atau dari arah Dr Satrio menuju HR Rasuna Said," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta, Ery Basworo, saat melakukan jumpa pers di lokasi penutupan jalan menuju Jl HR Rasuna Said- Dr Satrio, Jakarta Selatan, Senin (23/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan begitu, dipastikan kedua sisi ini akan ditutup bersamaan di 2 minggu terakhir sebelum sisi selatan kembali dibuka. Meskipun 2 ruas jalan ini akan ditutup bersamaan, Ery minta warga tak khawatir karena telah dipersiapkan jalan-jalan alternatif yang bisa dilalui.
"Untuk sisi utara itu kita sudah siapkan jalan alternatif jalan Denpasar Utara yang sudah di buka. Lokasinya tepat di belakang Kedubes Malaysia. Jadi kalau mau ke Rasuna, sebelum penutupan itu bisa berbelok ke kiri, yang nanti tembusnya ke samping Gedung Sentra Mulia dan menuju Rasuna Said," jelas Ery.
Di tempat yang sama, Kepala Bidang Jembatan Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta, Novizal, memastikan jalan alternatif sudah sangat siap menampung kendaraan yang dialihkan. Diharapkan, dengan adanya jalan-jalan alternatif ini, tidak ada antrean kendaraan.
"Saat ini pengerjaannya (jalan alternatif Denpasar Utara) sudah dalam tahap penyelesaian, 2 sampai 4 minggu lagi jalan alternatif itu sudah siap digunakan," sebut Novizal.
Seperti diberitakan sebelumnya, sisi selatan Dr Satrio akan ditutup hinggal 21 Juli 2011 mendatang. Di sisi ini akan dipasang tiga tiang penyanggah dengan 22 titik pengeboran.
Fly over ini akan dibuat sepanjang 3,8 Km. Tinggi fly over ini lebih kurang 18 meter dari permukaan Jl HR Rasuna Said.
(lia/gun)











































