"Publik menunggu sikap tegas SBY," kata pengamat politik, Andrinof Chaniago saat dihubungi, Senin (23/5/2011).
Andrinof menilai, posisi Demokrat memang sangat dilematis. Di satu sisi ada pihak yang berusaha membuka secara terang kasus Nazaruddin. Di sisi lain, ada yang berusaha melindungi partai ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketegasan untuk menindak anggota partai yang tidak sesuai," lanjutnya.
Nama Nazaruddin belakangan terus disebut-sebut dalam berbagai kasus. Yang pertama adalah kasus tangkap tangan suap KPK di Kemenpora. Dan paling anyar adalah pemberian duit sebesar 120 ribu dollar Singapura ke Sekjen MK Janedjri M Gaffar.
Dalam kedua kasus ini, Nazaruddin sudah membantah ikut terlibat. Beberapa petinggi Demokrat juga ikut mendukung keterangan Nazaruddin.
(mok/asp)











































