"Saya khawatir, orang ini (Nazaruddin) nanti, uang belum dikembalikan, dia teriak, ini MK kotor, sudah saya kasih uang," kata Mahfud.
Hal ini disampaikan Mahfud dalam wawancara dengan Metro TV yang disiarkan secara live, Minggu (22/5/2011) sore.
Selain itu, uang tersebut ditengarai juga bisa menjadi senjata makan tuan bagi MK. Dengan keberadaan duit sebesar 120 ribu dollar Singapura, Nazaruddin bisa 'menyandera' putusan MK.
"Sampai segitu kecurigaan saya. makanya saya bilang harus kembalikan sekarang juga," tambahnya.
Janedjri akhirnya mengembalikan duit itu kepada Nazaruddin melalui penjaga rumahnya. Nazaruddin bahkan sempat menghubungi Jandedjri kenapa uang pemberian itu dikembalikan. Nazaruddin menyebut uang itu sebagai 'uang persahabatan'.
"Dan ketika bicara itu (hubungan telepon), ada yang dengarkan, kepala biro, karena teleponnya dibuka, itu CDR (Call Data Record) bisa di cari," tandasnya.
Nazaruddin membantah dirinya menyerahkan duit ke Janedjri. "Ini fitnah besar yang tidak ada faktanya," tepis Nazar kepada detikcom beberapa waktu lalu.
(mok/mok)











































