"Jadi pada saat itu, kan ada acara MK, mengenai simposium partai politik," kata Janedjri saat dihubungi, Minggu (22/5/2011).
Dalam acara itu, Anas menjadi salah satu panitianya. Janedjri menceritakan jika ia memang sempat duduk satu meja dengan Anas dan Nazaruddin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Janedjri membantah jika pertemuan itu ada kaitannya dengan pemberian uang yang diterimanya sebesar 120 ribu dollar Singapura dari Nazaruddin. Tidak ada juga pembicaraan khusus saat mereka duduk bertiga.
"Pertemuan yang dimaksud Pak Mahfud itu sama sekali tidak berhubungan dengan pemberian uang itu," tegasnya.
(mok/mok)











































