"Yang penting semua awak kapal, dan kapal dapat diselamtakan. Saya kembalikan pertanyaan itu berapa triliun yang dihabiskan Amerika Serikat untuk seorang Osama bin Laden," kata Menko Polhukam Djoko Suyanto usai menyambut Satgas Merah Putih di Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (22/5/2011) sore.
Djoko mengatakan, dalam mendanai operasi ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan DPR, meskipun menurutnya untuk anggaran operasional tidak harus lapor ke DPR. "Ada anggaran yang harus melalui DPR, untuk anggaran operasional tidak harus. Tetapi komunikasi dengan DPR pasti ada. Menhan kan pasti koordinasi dengan pimpinan , pasti ada," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menambahkan, untuk operasional Satgas ini ini tidak mudah, apalagi persiapannya singkat.
"Bayangkan saja, memproyeksikan kekuatan yang sedemikian besar jauh dari negara kita bukan persoalan yang mudah perencanaan logistiknya. Tadi disampaikan oleh Pak Presiden, Satgas gabungan yang sudah cukup lama berada di sana saja admire dan surprised bahwa Indonesia mengerahkan proyeksi kekuatan yang tidak sekadar untuk menunjukkan kekuatan, dan benar-benar serius ini kapal berbendera Republik Indonesia dengan WNI," tutup Djoko.
(anw/asp)











































