Ungkap Gratifikasi Nazaruddin, Mahfud Bantah Mau Nyapres

Ungkap Gratifikasi Nazaruddin, Mahfud Bantah Mau Nyapres

- detikNews
Minggu, 22 Mei 2011 19:40 WIB
Jakarta - Ketua MK Mahfud MD tampaknya tersinggung atas tanggapan Ruhut Sitompul atas pengungkapan gratifikasi yang dilakukan oleh Bendahara DPP PD, M Nazaruddin kepada Sekjen MK. Dia menegaskan tidak mimiliki agenda politik apapun, termasuk menjadi capres 2014.

"Saya ini nggak ada potongan (tak cocok -red) jadi presiden dan saya tidak ingin jadi presiden," tegas Mahfud dalam wawancara di MetroTV, Minggu (22/5/2011) petang.

Sebelumnya dia menyitir tudingan politisi PD, Ruhut Sitompul, mengenai sesi keterangan pers bersama SBY yang menjadi awal pengungkapan tindak gratifikasi. Ruhut mempertanyakan motivasi Mahfud dengan menuding di balik itu ada niat terselubung mendongkrat popularitas untuk persiapan maju jadi kandidat Capres RI 2014.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi kalau saya mau jadi capres, Ruhut terus mau apa? Mau bersaing dengan saya? Hehehe...," celetuk Mahfud.

Lebih lanjut dia menegaskan lagi, kasus gratifikasi telah disampaikannya kepada SBY selaku Ketua Dewan Pembina PD pada September 2010. Di antara keduanya ada kesepakatan, bahwa masalah tersebut akan ditangani langsung oleh SBY agar tidak ada politisi PD yang mengomentarinya.

"Saya terikat komitmen itu dengan Pak SBY. Konferensi pers itu (pada Jumat pekan lalu di Kantor Presiden) juga dibuka oleh Pak SBY. Jadi jelas bukan saya yang berinisiatif membuat konferensi pers," ujar Mahfud.

(lh/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini