Walhi: Jalur Sepeda Harus Dikembangkan ke Pusat Perkantoran

Walhi: Jalur Sepeda Harus Dikembangkan ke Pusat Perkantoran

- detikNews
Minggu, 22 Mei 2011 14:42 WIB
Walhi: Jalur Sepeda Harus Dikembangkan ke Pusat Perkantoran
Jakarta - Pembangunan jalur sepeda sepanjang 1,4 km dari Taman Ayodia hingga Blok M, Jakarta Selatan (Jaksel), patut disambut baik. Ke depan, jalur sepeda itu harus dikembangkan ke jalan-jalan raya di pusat perkantoran.

"Moda transportasi itu harus dikembangkan ke jalur-jalur tempat di mana masyarakat bekerja," kata Direktur Eksekutif Walhi Ubaidillah kepada detikcom, Minggu (22/5/2011).

Menurut Ubaidillah, bila jalur sepeda sudah menjangkau pusat perkantoran, masyarakat akan semakin termotivasi untuk menggunakan sepeda. Mereka yang tadinya menaiki mobil pribadi atau angkutan umum akan berlalih ke sepeda bila jalur khusus sepeda itu sudah dibangun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengingat jalur khusus sepeda itu juga berada di jalan raya, Ubaidillah meminta agar Pemda DKI Jakarta memberikan jaminan keselamatan pagi para penggunanya. Jangan sampai terjadi penyerobotan-penyerobotan yang dilakukan oleh kendaraan bermotor.

"Artinya perlu jaminan juga. Sekarang ini para mereka merasa terancam tidak hanya keselamatannya akibat arogansi pengguna kendaraan, namun juga ancaman kesehatan karena tingginya polusi. Para pengguna sepeda ini perlu kita apresiasi karena mereka telah menggunakan transportasi ramah lingkungan," ucapnya.

Ubaidillah menambahkan, apabila masyarakat telah beralih dari kendaraan pribadi dan umum ke sepeda, pengurangan polusinya cukup luar biasa. Hal itu dengan melihat jumlah terbesar penyumbang polusi di ibu kota Jakarta yakni kendaraan pribadi dan angkutan umum. Persentasenya mencapai 70 persen.

"Jadi prinsipnya semua sepakat akan memindahkan masyarakat pengguna kendaraan pribadi ke sepeda. Nah kalau mampu diwujudkan, itu akan sangat signifikan mengurangi polusi. Polusi itu 70 persen

dari kendaraan bermotor, 20 persen sektor industri, 10 persen dari rumah tangga," ungkap Ubaidillah.


(irw/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini