"Ya buktikan saja secara hukum, katanya MK ada secarik kertas tanda terima uang. Ketimbang jadi polemik, KPK harus proaktif menguji ini agar isu tidak simpang siur," kata Ketua Departemen Pemberantasan Korupsi dan Mafia Hukum DPP Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin.
Hal itu dikatakan Didi saat dihubungi detikcom, Minggu (22/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Didi mengakui, isu yang merundung partainya belakangan ini telah menggangu dia dan rekan-rekannya dalam bekerja. "Kalau tidak ada kepastian hukum, isu ini sangat merugikan Partai Demokrat," ujarya.
Seperti diberitakan, Ketua Mahfud MD mengungkap Nazaruddin pernah menyerahkan duit sebesar 120 ribu dollar Singapura ke Sekjen MK Djanedjri M Gaffar. Uang itu kemudian segera dikembalikan ke Nazaruddin dan MK mengantongi bukti pengembalian dari penjaga rumah Nazaruddin. Nazaruddin membantah dirinya menyerahkan duit ke Djanedjri.
(lrn/lrn)










































