Jenazah Yoyoh akan Disemayamkan di Kompleks Perumahan DPR

Jenazah Yoyoh akan Disemayamkan di Kompleks Perumahan DPR

- detikNews
Sabtu, 21 Mei 2011 08:51 WIB
Jenazah Yoyoh akan Disemayamkan di Kompleks Perumahan DPR
Jakarta - Sebelum dimakamkan, jenazah anggota Komisi I DPR Yoyoh Yusroh akan disemayamkan terlebih dulu. Masjid kompleks perumahan DPR di Kalibata dipilih menjadi lokasi persemayaman.

"Nanti jadi akan disemayamkan dulu di masjid kompleks Kalibata," kata Ketua Komisi I DPR, Mahfudz Siddik, kepada detikcom, Sabtu (21/5/2011).

Rekan Yoyoh di FPKS ini menambahkan, jenazah akan tiba di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, sekitar pukul 10.00 WIB. Alamat rumah duka di Kompleks DPR berada di Blok A6 No 95. Saat ini, keluarga sedang mempersiapkan keberangkatan dari Cirebon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara, untuk proses pemakaman akan dilakukan di kawasan Tangerang, Banten. Rumah duka di Tangerang diketahui berada di Gg Ambon Masjid Al-Mukhlisin Rt 001/01 No 55 Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda, Tangerang.

"Nanti dimakamkan di Tangerang," imbuhnya.

Yoyoh Yusroh meninggal karena kecelakaan di Cirebon, Jawa Barat. Innalillahi. Jenazah kini disemayamkan di rumah sakit Mitra Keluarga Plumbun Cirebon.

Kabar tewasnya Yoyoh diterima para pejabat PKS pukul 03.30 WIB dinihari. Saat itu Yoyoh sedang dalam perjalanan dari Yogyakarta menuju Jakarta setelah menghadiri acara wisuda anaknya di UGM.

Di dalam mobil, terdapat suami dan anak-anak Yoyoh. Namun, kondisi mereka saat ini masih mendapat perawatan.

Yoyoh adalah salah seorang tokoh pendiri PKS. Wanita yang biasa disapa ustadzah Yoyoh ini dikenal sebagai sosok yang sederhana dan bersahaja.

Ibu dari 13 orang anak ini lahir di Tangerang, 14 November 1962. Dia menjadi anggota DPR sejak tahun 1999 dan sudah menempati sejumlah komisi.

Yoyoh juga kini aktif sebagai anggota Dewan Pakar ICMI Tahun 2005-2010, bidang Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Lansia

Sejumlah tanda jasa pun pernah diterimanya, seperti International Muslim Women Union (IMWU) tahun 2000, International Muslim Women Union (IMWU) tahun 2003, dan Mubaligh National dari Departemen Agama Pusat tahun 2001.

(mad/did)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini