Warga Batam, Ihsan dalam perbincangan mengatakan Gelper sudah dibuka dari pukul 9.30 WIB di berbagai tempat. Dari ruko sampai tempat perbelanjaan.
"Kini hampir semua pusat perbelanjaan telah dibuka judi besar-besaran. Ada ratusan tempat perjudian di Batam ini. Semuanya pencandu bisa bermain sepuasnya sampai azan Subuh berkumandang," kata Ihsan, Jumat (20/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Judi ini dibuka mulau pagi hari sampai subuh. Jadi permainan judi di Batam memang terorganisi secara rapi dengan sebutan gelandang permainan. Izinnya di keluarkan pemerintah daerah," kata Ihsan.
Ketua Bidang Investigasi, Dewan Dakwah Islam Indonesia Provinsi Kepri, Ustazd Dedi Sanjaya LC dalam perbincangan dengan detikcom mengatakan, sejumlah ormas Islam sudah berulang kali menemui Kapolda Kepri untuk meminta penutupan tempat tersebut.
"Namun polisi selalu saja berdalil gelper mendapat izin resmi dari pemda. Dengan adanya izin tersebut, polisi tidak bisa menutupnya. Ini kan aneh. Sekalipun gelper mendapat izin, tapikan hal itu jelas-jelas bentuk perjudian yang sampai kini UU kita belum membolehkan judi. Mestinya polisi menutup perjudian itu," kata Dedi.
(cha/fay)











































