"Kita harap tidak ada dan antrean kendaraan karena sudah ada jalan alternatif yang disediakan. Tapi kalau awalnya mungkin akan bingung saja," ujar Kepala Bidang Jembatan Dinas PU, Novizal, saat dihubungi detikcom, Jumat (20/5/2011)
Novizal mengatakan, kondisi jalan alternatif yang dipersiapkan Dinas PU sangat siap menampung pengalihan kendaraan dari arah Rasuna Said. "Kualitas jalan alternatif ini saya kira tidak ada masalah," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Novizal mengatakan, jika alat berat yang digunakan untuk mengerjakan sisi selatan tersebut sudah selesai, bukan tidak mungkin akan dilanjutkan ke sisi utara Dr Satrio atau jalur dari arah Dr Satrio menuju Rasuna. Semua bergantung pada kesiapan kontraktor.
"Kalau sisi selatan selesai bukan tidak mungkin sisi utaranya juga akan ditutup," jelasnya.
Bagi warga yang akan menuju kawasan Dr Satrio diminta memperhatikan rambu-rambu dan spanduk yang telah dipasang sebagai petunjuk jalan. Ketika memasuki hari kerja, diharapkan warga juga bisa menyesuaikan waktu.
Berikut ini jalan-jalan alternatif yang bisa dipilih warga jika datang dari arah Mampang/Pancoran untuk menuju ke Dr Satrio.
1. Jl Mampang Prapatan-Jl HR Rasuna Said-Belok kiri di Kedutaan Singapura-
Jl Gilimanuk-Jl Denpasar-Jl Dr Satrio.
2. Jl Mampang Prapatan-Jl HR Rasuna Said-Belok kiri di Kedutaan Singapura-
Jl Mega Kuningan-Lingkar Mega Kunungan-Menara Danamon-Jl Dr Satrio.
3. Jl Mampang Prapatan-Jl HR Rasuna Said-Belok kiri di Kedutaan Belanda-
Jl Denpasar-Jl Dr Satrio.
4. Jl Mampang Prapatan-Jl HR Rasuna Said-Belok kiri di Kedutaan Belanda-
Jl Mega Kuningan-Lingkar Mega Kuningan-Menara Danamon-Jl Dr Satrio.
(lia/nik)










































