Jakarta -

Politisi Partai Golkar tersebut menolak ucapannya disebut bersifat rasis. Anggota DPR Bambang Soesatyo menegaskan kritiknya dalam sebuah diskusi di DPR, Kamis (19/5), bukanlah merendahkan bangsa lain. "Saya sampaikan kritik terhadap berbagai kebijakan Mari E Pangestu dan Pemerintahan SBY yang lebih pro China, ketimbang kepentingan rakyat Indonesia," ucapnya melalui pesan singkat, Jumat (20/5).
Bambang menolak disebut ucapannya bersifat rasis. Ia mengartikan maksud pembicaraannya itu lebih ditujukan kepada negara China yang selalu diuntungkan dari kebijakan Mari dan Pemerintahan SBY Boediono.
"Demi bangsa ini, saya hanya minta dia (Mari Pangestu) lebih nasionalis, agar kebijakan dan sepak terjangnya sebagai pejabat negara mendahulukan kepentingan nasional dan melindungi industri dalam negeri," ujarnya. "Bukan asing, termasuk China," imbuh dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, muncul kabar di jejaring sosial
twitter bahwa politisi Golkar itu akan dilaporkan ke Badan Kehormatan karena ucapannya. Salah satunya muncul dari akun @BaraHasibuan. "Sekelompok orang akan datang ke BK DPR pk. 13 nanti utk melaporkan BamSat atas ucapan rasisnya. Tindakan konkret yang harus didukung."
(asy/asy)