"Yuk, ayuk kita main dorong-dorongan. Meski hanya dorong-dorongan, tapi bukan dorong beneran, belum didorong eh polisi dorong duluan...," kata suara koordinator aksi dari mobil pengeras suara di depan Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jumat (20/5/2011).
Mendengar suara tersebut, massa yang telah beradu muka dengan pagar betis polisi semakin bersemangat untuk mendorong. Sementara polisi yang tadinya tidak meladeni terpaksa memukul mundur mahasiswa yang semakin maju, memakan badan jalan di Medan Merdeka Utara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat aksi ratusa pemudan dan mahasiswa untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional ini, Jl Medan Merdeka Utara masih terpantau tersendat karena menyisakan 2 lajur saja. 2 Kendaraan penyemprot massa juga telah disiagakan, 1 di mulut istana, 1 lagi berada di pintu gerbang Monas.
(Ari/nrl)










































