"Saya tidak mau spekulasi, yang jelas semua kelompok diakomodasi," ujar Mubarok menjawab pertanyaan wartawan seputar isu perpecahan Partai Demokrat di sela-sela soft launching 'Gus Dur School of Philosophy' di Jl Teluk Betung no 37, Jakarta Pusat, Jumat (20/5/2011).
Sebelumnya, Kastorius Sinaga melansir restu Ketua Dewan Pembina PD, SBY, atas 2 opsi bagi M Nazaruddin yang diduga terlibat dalam kasus suap di Kemenpora. Opsi tersebut adalah mundur atau dipecat dari PD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Standar operating procedurnya memang begitu, akan ditawarkan, dipecat atau mengundurkan diri jika memang ada indikasi. Sekarang belum ada, sekarang ini masih opini-opini," kata Mubarok.
Demokrat, lanjut Mubarok, menyerahkan persoalan ini kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sanksi terhadap Nazarudin baru akan diberikan jika KPK telah menemukan keterlibatan Bendahara Umum Demokrat ini.
(adi/vit)











































