"Dari inventarisir Dinas Pertamanan Provinsi ada 1.056 pohon yang akan ditebang dan dipindahkan," kata Kepala Seksi Jalur Hijau Koordinator Suku Dinas Pertamanan Jakarta Timur, Sirajudin Abu Bakar saat dihubungi wartawan, Jumat (20/5/2011).
Abu Bakar mengatakan, penebangan tidak akan dilakukan secara sembarangan. Ada kriteria pohon yang akan ditebang. Penebangan hanya dilakukan pada pohon yang sudah tua dan tidak memungkinkan untuk dipindahkan. Pohon yang masih memiliki kemungkinan tumbuh akan dipindahkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abu Bakar menjelaskan, terdapat beberapa jenis pohon yang tumbuh di sepanjang Jl I Gusti Ngurah Rai, seperti pohon Dadap, Beringin, Glodogan, Flamboyan, Tanjung, Mahoni, Bungur, dan Jati Emas.
"Dilihat per akarannya, kalau seperti Beringin kemungkinan di tebang dan bukan dipindahkan," sebut Abu Bakar.
Penebangan akan dilakukan mulai dari Jl Bekasi Timur Raya, tepatnya di sekitar depan Komplek Lapas dan Rutan Cipinang, hingga ke Sentra Primer, Cakung.
Namun berhubung Terminal Pulogebang belum pula rampung, pihaknya baru akan menebang hingga di depan Kantor Walikota Jakarta Timur, Jl Dr Soemarno, Penggilingan, Cakung.
"Di situ juga akan menjadi terminal sementara busway," kata Abu Bakar.
Tahap awal, pihaknya akan membenahi pagar pembatas jalan yang menjadi inventaris Dinas Pertamanan sebelum proses penebangan.
"Akhir Mei akan kita amankan dulu pagar pembatas jalan milik Dinas Pertamanan," ucapnya.
(ahy/gun)










































