''Kalau melihat murid-muridnya seperti itu lebih baik sekolah ini diarahkan saja menjadi sekolah kejuruan. Percuma saja menjadi SMA karena muridnya tidak mampu kuliah,'' ujar Ketua DPP Partai Golkar Bidang Pendidikan, Indra Bambang Utoyo, di Kantor DPP Partai Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Jumat (20/5/2011).
SMA Abadi menampung murid-murid "buangan" dari sekolah lain. Karena gagal meluluskan para siswanya dan tidak juga memperbarui akreditasi, Diknas Pemprov DKI Jakarta mengancam menutupnya.
Menurut Indra, pilihan menjadi sekolah kejuruan adalah yang paling baik. Dengan sekolah kejuruan, murid tidak terlantar dan sekolah dapat melahirkan angkatan kerja.
''Yang penting murid tidak menjadi korban dan sebenarnya yang dibutuhkan sekarang ini adalah angkatan kerja dari kejuruan,''paparnya.
(adi/nrl)











































