"Mereka sudah berkomunikasi antara pemilik dan perompak," ujar Menko Polhukam Djoko Suyanto di sela-sela mendampingi Presiden SBY bertemu dengan Menteri Pertahanan se-ASEAN di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (20/5/2011).
Menurut Djoko, Indonesia belum ada komunikasi lagi dengan Singapura. Otoritas pembebasan ada di pemerintah Singapura.
Djoko belum mengetahui apakah perompak meminta tebusan dan berapa tebusan yang diminta. "Itu belum tahu. Singapura yang tahu," tutur dia.
Dalam kapal MT Gemini yang disandera perompak terdapat seorang kapten dan 3 kru dari Korsel, 13 WNI, 3 warga negara Myanmar dan 5 warga China. Kemlu Korsel langsung membentuk tim tanggap darurat di Seoul, Singapura dan Kenya, untuk membebaskan MT Gemini dan kru melalui misi penyelamatan yang dipimpin Singapura.
Kapal ini tengah berlayar dari Indonesia menuju Mombasa, Kenya. Saat berada di perairan Kenya, kapal berisi lebih dari 28 ribu liter palm crude oil ini dibajak perompak.
(nik/nrl)











































