Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, si jago merah mulai beraksi di pasar yang terletak di Kawasan Kaligawe itu sekitar pukul 04.00 WIB, Jumat (20/5/2011). Saat kejadian, listrik padam. Dari arah belakang pasar, tiba-tiba muncul kobaran api.
"Saya baru saja berkeliling, kontrol. Belum sampai di pos, saya dengar suara benda terbakar. Lalu muncul kobaran api," tutur penjaga malam pasar tersebut, Joko Haryono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Empat unit mobil dengan sejumlah petugas pemadam kebakaran yang datang beberapa saat kemudian, langsung mengambil alih prosesi pemadaman. Mereka juga melokalisir api agar tidak merembet ke kios lain. Meski api berhasil dijinakkan, kios-kios itu sudah terlanjur luluh lantak.
Salah satu pedagang yang kiosnya terbakar, Murti mengaku shock dengan kejadian tersebut. Dagangannya berupa barang bekas atau loakan, habis. "Kami berharap pemkot memberi bantuan," katanya.
Kebakaran itu sempat menjadi pusat perhatian warga. Mereka berkerumun di sekitar lokasi. Polisi terpaksa 'mengusir' mereka agar menjauh dari lokasi. Hingga saat ini, belum diketahui pasti penyebab peristiwa itu dan jumlah kios yang terbakar. Polisi masih menyelidikinya. Akibat kejadian ini, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
(try/ape)











































