ICW Minta Pimpinan KPK Kurangi Agenda ke Luar Kota

ICW Minta Pimpinan KPK Kurangi Agenda ke Luar Kota

- detikNews
Kamis, 19 Mei 2011 17:56 WIB
ICW Minta Pimpinan KPK Kurangi Agenda ke Luar Kota
Jakarta - ICW mengkritisi kebiasan pimpinan KPK yang dinilai mulai sering berkunjung ke daerah-daerah. Pimpinan KPK sebaiknya fokus pada perkara-perkara yang menjadi sorotan publik.

"Kami minta Pimpinan KPK supaya mengurangi kegiatan mereka ke luar daerah," kata aktivis ICW, Emerson Yuntho di Jakarta, Kamis (19/5/2011).

ICW menilai, pimpinan KPK terlalu sering berkunjung ke daerah-daerah untuk menghadiri sebuah kegiatan. Meski acara itu juga penting dalam rangka sosialisasi pencegahan korupsi atau penandatanganan MoU, kegiatan ini bisa saja didelegasikan kepada bawahannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seharusnya, lanjut Emerson, pimpinan KPK fokus saja di Jakarta. Terlebih lagi masa kerja pimpinan KPK yang sekarang, akan habis akhir tahun ini. Kasus yang tengah digarap KPK juga saat ini tengah mendapat sorotan publik.

"Meski acara ke daerah penting, pimpinan harus punya skala prioritas dalam bertindak," lanjut Emerson.

Dikhawatirkan, semakin sering pimpinan KPK tidak berada di kantor, penanganan perkara bisa terganggu. Mulai dari ekspose perkara hingga pengambilan kebijakan penting.

Ini dia sedikit catatan detikcom mengenai kegiatan-kegiatan pimpinan KPK di daerah.

19 April 2011, Ketua KPK Busyro Muqoddas mengadakan dialog dengan tokoh masyarakat serta lokakarya media di Surabaya.

27 April, Busyro menjadi pembicara dalam acara Dies Natalis Universitas di Semarang.

4 Mei, Wakil Ketua KPK M Jasin mengadakan koordinasi supervisi di Semarang.

6 Mei, Busyro pergi ke Univesitas Muhamaddiyah Surakarta untuk penandatangan MoU.

7-8 Mei, Wakil Ketua KPK Chandra M Hamzah mendatangi Yogyakarta untuk berdialog dengan tokoh masyarakat.

16 Mei, Busyro memberi kuliah umum di Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta dengan tema 'Problematika dan Strategi Pemberantasan Korupsi di Indonesia'.

18 Mei, Busyro juga memberi kuliah umum kepada mahasiswa yang ada di Universitas Andalas.

(mok/anw)


Berita Terkait