"Saya dipindah dari Ketua Komisi IV DPR jadi anggota Komisi II DPR. Sebagai anggota dewan ngikut saja kebijakan fraksi, mau ditempatkan dimanapun, saya ikhlas legowo," keluh Muqowwam kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/5/2011).
Muqowwan mengaku kecewa karena pencopotannya tanpa alasan yang jelas. Ia sedikit berspekulasi pencopotannya terkait konfliknya dengan Ketum PPP Suryadharma Ali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Muqowwam berharap internal PPP mempelajari pencopotannya. Sebagai etika politik yang kurang baik.
"Saya ikhlas legowo dengan ini. Semua pengurus, aktivis partai perlu mencermati, secara organisasi, apakah etis," tuturnya.
(van/gah)










































