Pedofil Belgia Dinyatakan Bersalah
Jumat, 18 Jun 2004 06:25 WIB
Jakarta - Marc Dutroux, seorang pedofil (penyuka anak-anak secara seksual), dinyatakan bersalah oleh juri pengadilan Belgia, Kamis (17/6/20040). Dutroux dinyatakan bersalah karena menculik, memperkosa, dan membunuh, serta memimpin satu gang penculik gadis-gadis remaja.Dilaporkan kantor berita The Associates Press, Jumat (18/6/2004), juri menyatakan Dutroux, montir listrik berusia 47 tahun yang menganggur, bersalah atas tindakan penculikan, penyanderaan, dan pemerkosaan enam gadis remaja pada tahun 1995-1996.Dutroux juga dinyatakan bersalah telah membunuh dua remaja, An Marchal (17) dan Eefje Lambrecks (19), dan seorang kaki tangan bernama Bernard Weinstein. Korban dikubur di rumah Dutroux yang dilengkapi ruang di bawah tanah yang dibangun khusus untuk menyekap para korban.Juri juga menyatakan Dutroux bersalah atas keterlibatan dalam penculikan dua gadis remaja berusia delapan tahun, Julie Lejeune and Melissa Russo. Sementara bekas isterinya yang juga jadi terdakwa dalam kasus ini, Michelle Martin, dinyatakan bersalah atas penyekapan yang menyebabkan dua remaja tadi meninggal.Menurut kesaksian, dalam persidangan yang disebut-sebut sebagai pengadilan terbesar di Belgia dalam abad ini, kedua gadis cilik itu tewas karena kelaparan pada tahun 1996 saat Dutroux sedang menjalani hukuman penjara karena kasus pencurian mobil. Sementara Martin mengaku takut untuk turun ke bawah tanah tanah untuk memberi makan kepada dua gadis malang itu.Dua korban terakhir Sabine Dardenne (12) dan Laetitia Delhez (14), berhasil diselamatkan dari ruang penyekapan dua hari setelah Dutroux ditangkap pada 13 Agustus 1996. Keduanya termasuk di antarac ratusan orang saksi yang memberikan kesaksian yang memberatkan Dutroux. Namun, dalam persidangan Dutroux hanya mengaku menculik dan melakukan pelecehan seksual pada Dardenne dan Delhez. Tapi ia membantah membunuh Marchal, Lambrecks dan Weinstein. Ia juga membantah terlibat dalam penculikan dan kematian Lejeune dan Russo. Dutroux terancam menghadapi hukuman seumur hidup di penjara atas aksi biadabnya. Terdakwa lainnya, yang juga terlibat dalam kasus pedofilia ini, juga terancam dihukum berat. Michelle Martin dan Michel Lelievre diganjar hukuman 35 tahun penjara, dan Michel Nihoul. Vonis akan dijatuhkan pada Senin (21/6/2004) besok.Dardenne dan Delhez yang dengan tabah memberikan kesaksian yang emosional, dikonfrontasikan dengan Dutroux dan bertanya kepadanya mengapa ia melakukan tindakan itu. Dutroux, yang duduk di belakang kaca antipeluru, hanya terdiam dan tidak memberi tanggapan.Delhez, sekarang berusia 22 tahun, saat diwawancarai stasiun televisi RTBF menyatakan puas dengan putusan ini. "Ini akan membantu saya untuk kembali normal. Saya bahagia akhirnya ini berakhir," katanya.
(gtp/)











































