Dua remaja itu adalah Sean Donelly (18) dan Brandon Donelly (16). Mereka datang ke Kantor Komnas PA, Jl TB Simatupang, Jakarta, didampingi oleh ayahandanya, Michael Donelly (59).
"Saya mau ketemu ibu saya. Saya menyayanginya. Saya sudah memaafkan semua kesalahannya," ujar Sean.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun keluarga berbeda kewarganegaran ini memilih hidup secara terpisah sejak 2007. Michael Conelly memboyong dua putranya pulang ke California, AS, sementara NMJ tetap tinggal di Uluwatu, Bali, sembari terus mengelola usaha pakaian jadi.
Pengaduan kasus penelantaran anak ini sebenarnya telah diajukan keluarga Conelly ke Komnas PA pada Februari lalu. Sejak itu Komnas PA telah tiga kali melayangkan panggilan kepada NMJ, namun hanya diwakilkan kepada kuasa hukum.
"Kami telah terima laporan dari pelapor dan Selasa kemarin melaporkan kasus ini ke Mabes Polri untuk ikut menangani. Kami sudah memanggil ibunya, tetapi yang bersangkutan tidak mau memenuhi. Pada prinsipnya kami ingin agar yang bersangkutan melakukan tindakan seperti ibu pada umumnya," kata Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait.
(lh/nrl)











































