"Selama ini mereka-mereka yang duduk di jabatan penting di partai itu yang punya pengabdian, ini tradisi sejak 1973 (PPP berdiri-red)," kata Ketua DPP PPP, Lukman Hakim Saifuddin kepada detikcom, Rabu (19/5/2011).
Lukman, yang kini menjabat Wakil Ketua MPR, mengaku tidak terlalu kenal dengan Muchdi, begitu juga dengan rekam jejak dan pengabdiannya di PPP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di samping itu, lanjut Lukman, pencalonan Muchdi juga bakal terganjal persyaratan dalam AD/ART yakni, calon harus menjadi pengurus partai minimal satu periode atau 5 tahun.
"Jadi tidak bisa calon tiba-tiba muncul," katanya.
Seperti diketahui, Muchdi terpilih menjadi Ketua DPW PPP Papua. Namun, belakangan kepengurusannya dianggap tidak sah oleh DPP PPP lantaran Muswil Papua tidak dihadiri separuh cabang. Meski terhalang keputusan itu, Muchdi yakin semua mungkin terjadi dalam Muktamar, sebagai forum tertinggi partai.
(lrn/anw)











































