Kampanye di BKPRMI, Kalla Tepis Isu Negatif Seputar SBY

Kampanye di BKPRMI, Kalla Tepis Isu Negatif Seputar SBY

- detikNews
Jumat, 18 Jun 2004 01:44 WIB
Semarang - Tak ada jadwal kampanye, tak mencegah Jusuf Kalla untuk mensosialisasikan dirinya. Cawapres pasangan Susilo Bambang Yudhoyono ini melakukannya dengan berdialog dengan massa Rapimnas II Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI). Acara kampanye Kalla diselenggarakan di Balai Diklat Propinsi Jateng, Jl. Setiabudi, Semarang, Kamis (17/06/2004) malam. Ia memang diundang secara khusus oleh panitia untuk menyampaikan visi dan misinya dihadapan puluhan peserta BKPRMI.Dalam dialog, peserta yang datang dari 28 propinsi itu menanyakan berbagai komitmen Kalla jika terpilih. Peserta juga banyak yang menanyakan isu-isu negatif seputar SBY. Terutama yang berkaitan dengan agama Islam.Ketika seorang peserta perwakilan Solo menanyakan isu Partai Demokrat dikuasai orang non-muslim, Kalla tegas membantahnya. "Dari 57 anggota legislatif dari Partai Demokrat, 41 diantaranya muslim, 13 Kristen, 2 Hindhu, dan 1 Budha. Lalu, dimana letak penguasaan non muslim atas Paratai Demokrat," ujar Kalla retoris.Ketika peserta lain menanyakan komitmen Kalla terhadap umat Islam, dengan mantap mantan Menko Kesra ini menjelaskan riwayat hidupnya yang penuh dengan nuansa Islami. Yakni dilahirkan dalam komunitas muslim, pernah aktif di organisasi Islam, dan lain sebagainya."Tidak akan ada lagi ketakutan akan penyerangan terhadap kelompok Islam. Baik secara fisik maupun psikis. Pasangan saya juga sangat baik dengan kalangan muslim," terang Kalla disambut tepuk tangan peserta Rapimnas.Jusuf Kalla adalah cawapres kedua yang datang pada acara tersebut. Sehari sebelumnya, pasangan Megawati, Hasyim Muzadi, juga didaulat menyampaikan visi, misi, dan komitmennya. Rencananya, Salahudin Wahid atau Gus Solah juga akan dihadirkan.Acara yang diadakan mulai16-18 Juni ini memang sarat dengan nuansa kampanye Pemilu Presiden. Salah seorang panitia yang enggan disebut namanya mengatakan pihaknya sengaja mengundang capres-cawapres untuk ikut serta mengisi ruang kosong Rapimnas."Sebetulnya, Amien Rais juga kami undang. Tapi dia tidak bisa datang. Yang bisa datang hanya tiga orang itu, Hasyim Muzadi, Jusuf Kalla, dan Salahudin Wahid," katanya disela-sela acara.Kalla datang bersama dengan Azwar Anas. Usai kampanye mereka berdua langsung cabut menuju Jakarta. Sedangkan, acara yang bertajuk "Bersatu Menyelamatkan Bangsa" terus berlanjut sampai Jumat (18/6/204) malam. (gtp/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads