"Saya kira jangan terlalu banyak bincang-bincang lagi. Bagusnya kalau semua sudah terungkap baru bincang-bincang. Sekarang waktunya pengusutan polisi," ujar Imam dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (19/5/2011).
Imam sebelumnya telah melaporkan pimpinan Ma'had Al Zaytun Indramayu ke Mabes Polri atas dugaan pemalsuan dokumen. Namun polisi belum juga memanggil Panji untuk dimintai keterangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekretaris masih sering komunikasi dengan saya. Kalau staf telepon, saya selalu kirim salam untuk Panji," ucap Imam.
Bahkan sekitar tahun lalu ketika Panji menikahkan anaknya, Imam pun datang. Namun dia hanya diterima di pintu gerbang lantaran acara sudah selesai.
"Memang waktu saya datang acara sudah selesai, tapi kan saya pengurus masak nggak boleh masuk. Saya datang juga karena nggak ingin makan atau apa, tapi hanya menghormati undangan," terang Imam.
Jadi tidak benar Anda menghilang sehingga dicari-cari pihak Panji dan tidak ketemu? "Tidak. Dia memang harus dipegang lehernya. Soal laporan saya ke polisi, pengacara saya terus memantau," ucap Imam.
Penipuan berkedok doktrin agama yang mengatasnamakan NII KW 9 ramai dibicarakan. Disebut-sebut NII KW 9 memiliki keterkaitan dengan Panji Gumilang. Namun Panji ketika ditemui wartawan dan Menteri Agama Suryadharma Ali pada 11 Mei lalu di Ma'had Al Zaytun menyatakan dirinya tidak pernah terlibat dan keluar dari NII.
(vit/nrl)










































