"Banyak isu tentang Miranda saat itu. Untuk memastikan isu yang beredar," kata mantan anggota komisi IX, Emir Moeis.
Politisi asal PDIP itu mengatakan saat bersaksi untuk terdakwa Agus Condro cs di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (19/5/2011).
Emir enggan menjelaskan secara detil rumor miring apa yang saat itu ditanyakan oleh anggota Komisi IX dari FPDIP jelang pemilihan. "Itu banyak, masalah pribadi," jelas Emir.
Emir berharap, dalam pertemuan itu, segala kegelisahan mengenai Miranda bisa segera diklarifikasi. Emir sendiri mengaku datang telat dalam pertemuan yang didatangi oleh banyak anggota FPDIP.
Emir yang sekarang duduk sebagai Ketua Komisi XI menjelaskan, pertemuan Dharmawangsa bersifat informal. Ia juga membantah ada kesepakatan dalam rangka memenangkan Miranda.
"Tidak ada kesepakatan itu," lanjut Emir.
Alasan fraksinya memilih Miranda, karena perempuan sosialita itu dianggap paling mampu untuk menduduki posisi tersebut. Miranda juga dianggap berjasa untuk menjaga kestabilan ekonomi Indonesia.
(mok/anw)











































