PDIP: Nunun Hanya Simpatisan Mega-Hasyim di Pilpres 2004

PDIP: Nunun Hanya Simpatisan Mega-Hasyim di Pilpres 2004

- detikNews
Kamis, 19 Mei 2011 12:58 WIB
PDIP: Nunun Hanya Simpatisan Mega-Hasyim di Pilpres 2004
Jakarta - PDIP angkat bicara terkait pengakuan staf Nunun Nurbaeti, Arie Malangjudo, menyangkut peran serta Nunun sebagai tim sukses Mega-Hasyim dalam Pemilu 2004. PDIP menegaskan keikutsertaan Nunun dalam Pilpres 2004 tak lebih dari sekadar simpatisan.

"Yang pertama di pemilu ada simpatisan. Bahwa Ibu Nunun bersimpati kepada Mbak Mega dan Pak Hasyim ya boleh-boleh saja, tetapi secara struktural resmi tidak," ujar politisi senior PDIP, Pramono Anung, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/5/2011).

Pram yang kala itu menjabat Wasekjen PDIP mengaku tak tahu apa-apa. Ia mengaku tak banyak tahu aktivitas Nunun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya waktu itu Wasekjen PDIP dan saya tidak tahu aktivitas Ibu Nunun. Bahwa Ibu Nunun hanya simpatisan bisa saja karena banyak simpatisan," tuturnya.

Menyangkut tudingan bahwa Nunun mengalirkan dana untuk pilpres ke pasangan Mega-Hasyim, Pram menepisnya. Mantan Sekjen PDIP ini menganggap tudingan ini berlebihan.

"Too much, berlebihan. Tahun 2004 kan Ibu mega sebagai presiden incumbent dan dana itu terbatas," tandasnya.

Nunun Nurbaeti disebut-sebut merupakan simpatisan PDIP. Bahkan dalam Pilpres 2004, Nunun mendukung penuh pencalonan Megawati-Hasyim Muzadi.

"Pada saat pilpres, Ibu Mega dan Pak Hasyim Muzadi itu full support untuk kedua calon," kata Arie Malangjudo.

Arie yang pernah bekerja di perusahaan Nunun, PT Wahana Esa Sejati, mengatakan hal itu saat bersaksi untuk terdakwa Agus Condro cs di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (9/5/2011).

(van/anw)


Berita Terkait