KPUD Bali Bersikukuh Tim Kampanye Mega Bersalah

KPUD Bali Bersikukuh Tim Kampanye Mega Bersalah

- detikNews
Kamis, 17 Jun 2004 17:21 WIB
Denpasar - KPUD Bali bersikukuh Tim Kampanye Mega-Hasyim Provinsi Bali bersalah soal pelibatan kepala desa dan PNS dalam kampanye Mega di Lapangan Debes Tabanan Bali 11 Juni 2004.Sikap itu disampaikan Ketua Pokja Kampanye KPUD Bali I Gusti Putu Artha di kantornya jalan Cok Agung Tresna Denpasar, Kamis (17/6/2004).Dia menyampaikan pemaparan analisa Pokja Kampanye Pilpres KPUD Bali atas kampanye Mega dan kronologinya. Pemaparan itu akan dikirikan kepada KPU. KPUD Bali dan KPU berbeda pendapat mengenai masalah tersebut. KPU menganggap tidak ada pelanggaran dalam kampanye tersebut.Senin 14 Juni 2004, Ketua Tim Kampanye Mega-Hasyim Provinsi Bali Ida Bagus Gusti Suryaatmaja menolak bertanggung jawab atas terlibatnya kepala desa dan PNS.Suryaatmaja membantah tim kampanye memiliki hubungan institusi dengan Gabungan Rakyat Bali (Garba). Garba dipimpin oleh Nyoman Adi Wiryatama yang juga ketua Tim Kampanye Mega-Hasyim kabupaten Tabanan. Wiryatama juga menjabat bupati Tabanan.Dalam poin pemaparan yang disampaikan Artha disebutkan, dilibatkannya para kepala desa dan PNS dalam kegiatan itu secara otomatis menjadi tanggung jawab Tim Kampanye Mega-Hasyim, walaupun yang mengundang Garba.Disebutkan juga, Garba diberikan tugas selaku panitia pelaksana oleh Tim Kampanye Mega-Hasyim selaku penanggung jawab acara kampanye.Poin berikutnya adalah pemaparan kronologi kejadian. Disebutkan, Wiryatama selaku Ketua Garba di hadapan Mega saat itu ketika membacakan laporan panitia mengaku diberikan mandat sebagai panitia pelaksana kegiatan kampanye.Disampaikan juga oleh Wiryatama, pihaknya mengundang 1.000 orang yang terdiri dari unsur kepala desa, bendesa adat, dan ibu-ibu PKK.Sebelum Mega berpidato, para undangan menandatangani kebulatan tekad untuk memberikan dukungan kepada Mega-Hasyim.Atas dasar itu, KPUD Bali menggelar rapat pleno. Hasilnya, KPUD Bali menghentikan sisa jadwal rapat umum Tim Kampanye Mega-Hasyim Provinsi Bali 13 Juni-1 Juli 2004. (sss/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads